Jakarta, 13 Mei 2026 – Wakil Presiden FC Barcelona melontarkan kritik keras terhadap Presiden Real Madrid, Florentino Perez. Ia menyebut pernyataan Florentino sebagai sesuatu yang “menyedihkan” dan “penuh kebohongan” dalam polemik yang kembali memanaskan hubungan dua rival besar sepak bola Spanyol tersebut.
Komentar tersebut muncul di tengah meningkatnya tensi antara Barcelona dan Real Madrid terkait berbagai isu sepak bola Spanyol, termasuk persoalan kebijakan kompetisi, hubungan antarklub, dan dinamika di level federasi. Persaingan kedua klub memang tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga sering meluas ke ranah politik sepak bola dan manajemen olahraga.
Pihak Barcelona menilai sejumlah pernyataan Florentino Perez tidak mencerminkan situasi sebenarnya dan dianggap merugikan citra klub lain. Meski tidak semua detail polemik diungkap secara terbuka, perang komentar antara petinggi kedua klub langsung menjadi perhatian media dan pecinta sepak bola internasional.
Hubungan Barcelona dan Real Madrid selama ini dikenal penuh rivalitas panjang yang dikenal sebagai El Clasico. Persaingan tersebut tidak hanya soal perebutan gelar, tetapi juga menyangkut pengaruh, identitas klub, hingga arah perkembangan sepak bola Spanyol dan Eropa.
Pengamat sepak bola menilai konflik verbal antara petinggi klub besar sering menjadi bagian dari dinamika industri sepak bola modern. Namun mereka juga mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme agar rivalitas tetap berada dalam batas sehat dan tidak memperburuk hubungan antarklub maupun atmosfer kompetisi secara keseluruhan.








