Jakarta, 15 September 2026 – Masa depan Noni Madueke bersama Arsenal mulai menjadi perhatian menjelang bursa transfer Januari setelah winger asal Inggris tersebut kesulitan memperoleh menit bermain secara reguler di bawah Mikel Arteta. Atletico Madrid dan Juventus dilaporkan mulai memantau situasi pemain berusia 24 tahun tersebut sebagai opsi untuk memperkuat sektor serangan. Belum terdapat negosiasi formal antara Arsenal dengan kedua klub tersebut, sehingga pembicaraan masih berada pada tahap pemantauan awal. Skema peminjaman pada Januari, termasuk kemungkinan adanya opsi pembelian, disebut menjadi salah satu bentuk transfer yang dapat dipertimbangkan apabila situasi Madueke tidak berubah. Arsenal sendiri masih memiliki kendali kuat karena kontrak sang pemain berlangsung hingga 2030. Perkembangan selama beberapa bulan ke depan akan menentukan apakah Madueke tetap bertahan atau memperoleh kesempatan bermain lebih banyak bersama klub lain.
Madueke memang menghadapi persaingan ketat untuk mendapatkan tempat di lini serang Arsenal pada awal musim 2026-2027. Ia tercatat hanya tampil dalam empat dari enam pertandingan awal Arsenal dengan total waktu bermain sekitar 100 menit di semua kompetisi. Kesempatan di Premier League bahkan lebih terbatas karena ia hanya mendapatkan sedikit menit dalam beberapa pertandingan terakhir. Ketika Arsenal menang 2-0 atas Sunderland, Madueke berada di bangku cadangan tanpa mendapatkan kesempatan bermain. Situasi tersebut menunjukkan Arteta memiliki banyak pilihan untuk mengisi posisi sayap. Kondisi ini pula yang kemudian memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan kepindahan sementara ketika bursa transfer kembali dibuka.
Kembalinya Bukayo Saka dalam kondisi fit menjadi salah satu faktor yang membuat persaingan semakin berat bagi Madueke. Arsenal juga memiliki sejumlah pemain yang dapat ditempatkan di area sayap sehingga Arteta mempunyai fleksibilitas besar dalam menentukan komposisi serangan. Madueke sebenarnya masih memperoleh kesempatan dalam kompetisi Eropa dan sempat bermain sekitar 18 menit ketika Arsenal mengalahkan Napoli 1-0 di Liga Champions. Ia bahkan mendapatkan peluang untuk menambah keunggulan Arsenal menjelang pertandingan berakhir. Namun, kesempatan sporadis belum cukup memberikan kontinuitas yang dibutuhkan pemain untuk mempertahankan ritme pertandingan. Madueke membutuhkan menit bermain reguler apabila ingin terus berkembang pada fase penting dalam kariernya.
Atletico Madrid dikabarkan melihat karakter permainan Madueke sebagai profil yang dapat memberikan tambahan kecepatan dan kemampuan menyerang langsung. Pemain tersebut dikenal mampu melakukan penetrasi dari sisi lapangan serta menghadapi bek lawan dalam situasi satu lawan satu. Karakter tersebut dapat memberikan variasi terhadap pilihan serangan klub asal Spanyol itu. Meski demikian, ketertarikan Atletico sejauh ini belum berkembang menjadi proposal resmi kepada Arsenal. Klub masih memantau situasi dan kemungkinan perubahan status Madueke menjelang Januari. Keputusan juga akan sangat bergantung pada kebutuhan skuad serta ruang yang tersedia ketika jendela transfer musim dingin dibuka.
Juventus menjadi klub lain yang disebut memberikan perhatian terhadap perkembangan Madueke di London. Klub asal Turin tersebut menilai kemampuan menggiring bola dan melewati pemain lawan dapat memberikan variasi tambahan pada sisi kanan serangan. Juventus diperkirakan lebih mungkin mempertimbangkan formula peminjaman daripada langsung melakukan transfer permanen pada pertengahan musim. Skema seperti itu dapat memberikan kesempatan bagi klub untuk menilai adaptasi Madueke terhadap sepak bola Italia sebelum mengambil keputusan lebih besar. Arsenal pada saat yang sama tetap dapat mempertahankan kendali terhadap masa depan pemainnya. Namun, seluruh kemungkinan tersebut masih bergantung pada perkembangan situasi dalam beberapa bulan mendatang.
Arsenal mendatangkan Madueke dari Chelsea pada musim panas 2025 dengan nilai transfer awal yang dilaporkan sekitar 48,5 juta pound sterling dan dapat meningkat melalui sejumlah tambahan. Investasi tersebut menunjukkan Arsenal memiliki penilaian tinggi terhadap kemampuan sang winger. Madueke juga tidak sepenuhnya gagal memberikan kontribusi sejak pindah ke Emirates Stadium. Ia telah tampil puluhan kali dalam berbagai kompetisi dan menjadi bagian dari kedalaman lini serang Arsenal. Pada musim pertamanya, ia mendapatkan kesempatan bermain jauh lebih banyak dibandingkan awal musim keduanya. Karena itu, Arsenal kemungkinan tidak akan terburu-buru mengambil keputusan hanya berdasarkan periode singkat pada awal kompetisi.
Kontrak Madueke yang masih berlaku hingga Juni 2030 juga membuat Arsenal berada dalam posisi relatif kuat. Klub tidak menghadapi tekanan untuk menjual pemain karena masa kontraknya masih panjang. Apabila peminjaman dipilih, Arsenal dapat menentukan klub tujuan berdasarkan kesempatan bermain yang akan diperoleh sang winger. Menit bermain menjadi pertimbangan penting karena peminjaman tidak akan memberikan banyak manfaat apabila Madueke kembali menghadapi situasi serupa di klub baru. Kompetisi Eropa juga dapat menjadi faktor karena pemain membutuhkan pertandingan pada level tinggi untuk mempertahankan perkembangannya. Arsenal akan mempertimbangkan kepentingan pemain sekaligus kebutuhan skuad sendiri sebelum mengambil keputusan.
Dari perspektif Arteta, melepas pemain pada Januari juga membawa risiko terhadap kedalaman tim. Arsenal menjalani kompetisi domestik dan Eropa sehingga kebutuhan rotasi dapat meningkat ketika jadwal semakin padat. Cedera terhadap satu atau dua pemain depan dapat dengan cepat mengubah posisi Madueke dalam hierarki skuad. Karena itu, keputusan peminjaman kemungkinan baru dipertimbangkan setelah klub mengetahui kondisi seluruh pemain menjelang Januari. Arteta masih dapat memberikan lebih banyak kesempatan kepada Madueke melalui kompetisi berbeda selama beberapa bulan ke depan. Performa ketika kesempatan tersebut datang dapat menjadi faktor yang mengubah situasi secara signifikan.
Bagi Madueke, bermain secara reguler memiliki arti penting karena ia juga ingin mempertahankan posisinya dalam persaingan bersama tim nasional Inggris. Ia masuk dalam skuad Inggris untuk Piala Dunia pada musim panas 2026 sehingga tetap berada dalam lingkungan pemain internasional level tinggi. Namun, persaingan pada sektor sayap Inggris sangat ketat dan performa klub menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan tempat. Duduk terlalu lama di bangku cadangan dapat mengurangi kesempatan menunjukkan perkembangan kepada staf pelatih tim nasional. Kepindahan sementara karena itu dapat menjadi opsi apabila situasinya bersama Arsenal tidak mengalami perubahan. Sebaliknya, mendapatkan kembali tempat dalam rotasi Arteta akan membuat kebutuhan pindah menjadi jauh lebih kecil.
Ketertarikan Atletico Madrid dan Juventus membuat perkembangan Noni Madueke menjadi salah satu situasi yang menarik dipantau menjelang bursa transfer Januari. Untuk saat ini, belum terdapat negosiasi resmi dan Madueke tetap menjadi bagian dari skuad Arsenal. Terbatasnya menit bermain menjadi faktor utama yang memunculkan spekulasi, sementara kontraknya hingga 2030 membuat klub memiliki banyak pilihan dalam menentukan langkah berikutnya. Skema peminjaman dengan kemungkinan opsi pembelian menjadi salah satu formula yang dilaporkan dapat dipertimbangkan apabila Arsenal membuka pintu kepindahan. Atletico dan Juventus menawarkan lingkungan kompetitif yang berbeda apabila pembicaraan nantinya benar-benar berkembang. Beberapa bulan menuju Januari akan menjadi periode penting bagi Madueke untuk menunjukkan bahwa dirinya masih layak mendapatkan peran lebih besar dalam rencana Arteta.






