Trending News:Harga Batu Bara Tembus 154 Dolar AS per Ton, Bahlil Dorong Peningkatan Produksi NasionalIABI Jelaskan Gempa Susulan di Flores sebagai Proses Penyesuaian Kerak Bumi Pascagempa UtamaPakar Tegaskan Gim Daring Bukan Penyebab Radikalisasi, Waspadai Penyalahgunaan Fitur KomunikasiKPA Dorong BRAN Pahami Akar Persoalan Reforma Agraria untuk Wujudkan Keadilan PertanahanRed Bull Perpanjang Kontrak Laurent Mekies hingga 2031, Perkuat Stabilitas Tim Formula 1Polisi Periksa 7 Saksi dan Telusuri 26 CCTV untuk Ungkap Penganiayaan Anggota BEM UINCT WISH Umumkan Tur Konser INTO THE WISH: Face Our WISH, Jakarta Masuk Daftar Kota TujuanDonald Trump Usulkan Samudra Atlantik atau Pasifik Berganti Nama Jadi “Samudra Trump”Kasus Rentenir Aniaya Wanita di Bogor karena Kurang Bayar Utang Berakhir DamaiBabel Dirikan Dapur Umum untuk Bantu Ribuan Korban Kebakaran SerdangStatus Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, BPBD Lampung Imbau Warga WaspadaPLN Journalist Awards 2026 Angkat Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya untuk Dorong Karya JurnalistikPTPP Kantongi Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026, Perkuat Strategi Pertumbuhan BisnisKomisi VII DPR Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Dewas LPP RRIPesawat Pengebom B-1 AS Ditarik dari Pangkalan Inggris di Tengah Ancaman KeamananBMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Jakarta Selatan dan Timur Senin SoreKhofifah Ajak Peserta PPSN VI Tumbuhkan Kepedulian Lingkungan lewat Gerakan MenanamKapolri Suyudi Rotasi 19 Kapolda, Irjen Dadang Hartanto Pimpin Polda Metro JayaSuperbank Dukung Pembiayaan 200 Kendaraan Listrik GrabCar ElectricMenteri PKP Pastikan Persiapan Program Gentengisasi Berjalan di Plered PurwakartaKemnaker Terapkan AI untuk Percepat Verifikasi Mitra dan Peserta Program MagangHubSamsat Keliling Hadir di 14 Wilayah Jadetabek Selasa Ini, Cek LokasinyaGoncalo Ramos Jadi Penentu, Portugal Taklukkan Norwegia 2-1 di OsloKredit Kaltim Tumbuh 22,8 Persen, Pembiayaan Bank Tetap Jadi Penopang BisnisTim SAR Temukan 10 Jasad Korban KM Virgo, 83 Orang Masih DicariRatusan Korban Keracunan MBG di Batang Berangsur Pulih, Sebagian Masih Jalani PerawatanPBB Tegaskan Solusi Dua Negara Tetap Kunci Perdamaian Palestina dan IsraelArab Saudi Perkuat Peran Global melalui Modernisasi dan Implementasi Visi 2030Gerbang Tani Sambut UU Reforma Agraria sebagai Momentum Perkuat Keadilan PertanahanIndonesia Tantang Malaysia di Perempat Final Bulu Tangkis Beregu Putra Asian Games 2026Basarnas Lanjutkan Operasi SAR, 123 Korban KM Virgo Masih DicariPolisi Usut Peredaran 340.000 Dolar Singapura Diduga Palsu, Kasus Berawal dari Transaksi PenukaranHiu Paus Raksasa 9,17 Meter Mati Terdampar di Wakatobi, Evakuasi Terkendala Air SurutChangan Mulai Kirim Nevo Q05 ke Konsumen, Pesanan Tembus Lebih dari 1.000 UnitT-Rex Diduga Punya Suhu Tubuh Stabil, Peneliti Temukan Kemiripan dengan ManusiaPemerintah Siapkan Badan Usaha Khusus Migas di Bawah PresidenPDIP Respons Wacana Ambang Batas Parlemen 5 Persen, Tekankan Kepatuhan terhadap Putusan MKKPK Urai Peran Empat Orang Kepercayaan Nusron dalam Pusaran Kasus HGBMinim Menit Bermain di Arsenal, Noni Madueke Masuk Radar Atletico Madrid dan JuventusGelombang Tinggi Dekati 2 Meter, Pelayaran Wisata ke Komodo dan Padar Dihentikan SementaraTimnas Perahu Naga Indonesia Siap Bersaing Maksimal di Kejuaraan DuniaTemuan Life Jacket dan Perlengkapan Kapal Jadi Petunjuk Baru Pencarian Hari KeenamLiverpool Tertahan Tanpa Gol di Anfield, Fulham Curi Satu PoinPolda Metro Siapkan Skema Kepulangan Bertahap Suporter Usai Persija Vs Persib di GBKSamuel Wattimena Dorong Pengelola Desa Wisata Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Potensi DaerahBRIN Tekankan Pengembangan AI Harus Diukur dari Manfaat Nyata bagi MasyarakatAbah Setu Sampaikan Permintaan Maaf Usai Video Kontroversial Picu Reaksi Warga BekasiTimnas Basket Indonesia Siap Tempur Hadapi Jepang meski Diterpa Kendala Perjalanan dan BanjirBapanas Perkuat Kolaborasi dengan Pemda, Sisa Pangan Ditargetkan Turun hingga 5 Persen per TahunPemerintah Perkuat Irigasi dan Pompanisasi, Produksi Pangan Dijaga di Tengah KemarauPemerintah Hilirisasi 380 Ribu Ton Beras Bulog Turun Mutu Jadi Tepung, Dilelang Mulai Rp11.000 per KgPolisi Buru Pelaku Penipuan Berkedok Konten TikTok, Ponsel Anak Komunitas Sepeda Dibawa KaburAbu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Bengkulu, 14 Jadwal Ditunda dan DibatalkanLKBB-PB MPR Dinilai Efektif Bangun Karakter dan Kedisiplinan Generasi MudaIsenmulang Benahi Antisipasi Bola Mati Usai Kekalahan dari Arema FCPolisi Bongkar “Toko Berjalan” Obat Keras di Bekasi, Mobil Dipakai Layani Transaksi CODMUI Bekasi Dorong Pendidikan Karakter dan Ketahanan Keluarga Hadapi Fenomena LGBTEnam Gunung Api Erupsi Bersamaan, PVMBG Tegaskan Tak Ada Efek Saling MemicuRajiv Dorong Perlindungan Satwa Endemik Kalimantan di Tengah Meluasnya KarhutlaPLN Perkuat Pemeliharaan Infrastruktur Kelistrikan untuk Hadapi Ancaman El NinoUni Eropa Tangguhkan Impor Daging dan Produk Hewani Brasil Mulai 3 SeptemberIran Klaim Serang Pangkalan AS di Uni Emirat Arab, Abu Dhabi Bantah Jadi SasaranNorden Denmark Apresiasi Layanan Kapal Tunda PJM, Utamakan KeselamatanWamen Stella Dorong Mahasiswa Siapkan Kompetensi untuk Hadapi Era Green JobWamendagri Ribka: Indonesia Timur Punya Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045Menhub Pastikan Fasilitas Transportasi Tetap Aman Usai Demo 27 AgustusRuben Onsu Tunda Pemeriksaan Kasus Investasi, Polisi Siapkan Panggilan KeduaKorlantas Catat Tren Positif, Korban Tewas Kecelakaan Turun 22,9 Persen pada JuliVietnam Rayakan Gelar AFF 2026, Nguyen Xuan Son Cetak Rekor IstimewaIran Ingin Akhiri Perang dengan AS, Pezeshkian Klaim Teheran Berada di Posisi KuatKapolda Riau Laporkan Capaian 110 Jembatan dan Ekspedisi di Daerah 3T kepada PrabowoPembangunan Tembok Perbatasan AS Terus Berjalan, Struktur Lama Mulai Dibongkar untuk DigantiDamkar Terus Lakukan Pendinginan di TPS Liar Kramat Jati, Antisipasi Titik Api Muncul KembaliIran Serang Kuwait Lagi, Fasilitas Militer AS di Pangkalan Ahmad al-Jaber Jadi TargetDasco Pelajari Hasil-hasil Survei, Bakal Dikomparasikan untuk Lihat Gambaran Kondisi MasyarakatPrabowo Pesan Pamong Praja IPDN Tetap Rendah Hati, Kemampuan Bergaul Jadi Bekal Melayani MasyarakatDudung Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Soroti Pembinaan dan Kemandirian Warga BinaanPolres Jakarta Selatan Beri Kejutan ke Kejari pada Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa Ke-66Messi Kembali Buktikan Ketenangan Jadi Senjata Utama di LapanganPrancis Melaju Sempurna, Selalu Menang dalam Waktu Normal di Piala Dunia 2026Herdman Siapkan Evaluasi Usai Pemusatan Latihan Perdana Timnas IndonesiaCape Verde Bikin Ibrahimovic Nyaris NangisSetelah 20 Tahun, Tiada Lagi Wakil Asia di 16 Besar Piala DuniaHavertz Yakin Performa Jerman Layak Diapresiasi Meski Tuai KritikAncelotti Waspadai Perlawanan Jepang Meski Brasil Raih KemenanganBuat Bongkar Panama, Inggris Disarankan Pakai Rogers atau EzeMisi Iran Beri Kegembiraan untuk Semua PendukungnyaIran Diizinkan Masuk AS Hanya Dua Hari Sebelum Duel Krusial Kontra MesirRonaldo Santai Hadapi Kritik: Sudah Terbiasa Selama 23 Tahun BerkarierSepatu Messi Diberkati Terlebih Dahulu, Lalu Hadir Hat-trick BersejarahPortugal Gagal Menang, Cristiano Ronaldo Minta Tim Tetap FokusRoberto Martinez Tegaskan Ronaldo Masih Jadi Bagian Penting Timnas PortugalGol Cepat Jadi Pembeda, Kolombia Ungguli Uzbekistan di Paruh PertamaManten Pria di Demak Dikeroyok Saat Lerai Ricuh Dangdutan di Nikahan SendiriHadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional, Pegadaian Gelar LEXIS 2026Kondisinya Darurat, Rumah Tua Gadis Sebatang Kara di Kulon Progo Akhirnya DibedahUsai Kenalan dengan Wanita, Korban Begal di Jakbar Dijebak ke Kamar KosPencuri Kantong Semar 2 Kali Beraksi di Kebun Raya Bogor, Ngakunya KoleksiKemendag Rilis 3 Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Lewat DSI, Ini Isinya!Guadalajara Jadi Kota Termurah untuk Wisata Piala Dunia 2026
Trending News:Harga Batu Bara Tembus 154 Dolar AS per Ton, Bahlil Dorong Peningkatan Produksi NasionalIABI Jelaskan Gempa Susulan di Flores sebagai Proses Penyesuaian Kerak Bumi Pascagempa UtamaPakar Tegaskan Gim Daring Bukan Penyebab Radikalisasi, Waspadai Penyalahgunaan Fitur KomunikasiKPA Dorong BRAN Pahami Akar Persoalan Reforma Agraria untuk Wujudkan Keadilan PertanahanRed Bull Perpanjang Kontrak Laurent Mekies hingga 2031, Perkuat Stabilitas Tim Formula 1Polisi Periksa 7 Saksi dan Telusuri 26 CCTV untuk Ungkap Penganiayaan Anggota BEM UINCT WISH Umumkan Tur Konser INTO THE WISH: Face Our WISH, Jakarta Masuk Daftar Kota TujuanDonald Trump Usulkan Samudra Atlantik atau Pasifik Berganti Nama Jadi “Samudra Trump”Kasus Rentenir Aniaya Wanita di Bogor karena Kurang Bayar Utang Berakhir DamaiBabel Dirikan Dapur Umum untuk Bantu Ribuan Korban Kebakaran SerdangStatus Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, BPBD Lampung Imbau Warga WaspadaPLN Journalist Awards 2026 Angkat Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya untuk Dorong Karya JurnalistikPTPP Kantongi Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026, Perkuat Strategi Pertumbuhan BisnisKomisi VII DPR Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Dewas LPP RRIPesawat Pengebom B-1 AS Ditarik dari Pangkalan Inggris di Tengah Ancaman KeamananBMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Jakarta Selatan dan Timur Senin SoreKhofifah Ajak Peserta PPSN VI Tumbuhkan Kepedulian Lingkungan lewat Gerakan MenanamKapolri Suyudi Rotasi 19 Kapolda, Irjen Dadang Hartanto Pimpin Polda Metro JayaSuperbank Dukung Pembiayaan 200 Kendaraan Listrik GrabCar ElectricMenteri PKP Pastikan Persiapan Program Gentengisasi Berjalan di Plered PurwakartaKemnaker Terapkan AI untuk Percepat Verifikasi Mitra dan Peserta Program MagangHubSamsat Keliling Hadir di 14 Wilayah Jadetabek Selasa Ini, Cek LokasinyaGoncalo Ramos Jadi Penentu, Portugal Taklukkan Norwegia 2-1 di OsloKredit Kaltim Tumbuh 22,8 Persen, Pembiayaan Bank Tetap Jadi Penopang BisnisTim SAR Temukan 10 Jasad Korban KM Virgo, 83 Orang Masih DicariRatusan Korban Keracunan MBG di Batang Berangsur Pulih, Sebagian Masih Jalani PerawatanPBB Tegaskan Solusi Dua Negara Tetap Kunci Perdamaian Palestina dan IsraelArab Saudi Perkuat Peran Global melalui Modernisasi dan Implementasi Visi 2030Gerbang Tani Sambut UU Reforma Agraria sebagai Momentum Perkuat Keadilan PertanahanIndonesia Tantang Malaysia di Perempat Final Bulu Tangkis Beregu Putra Asian Games 2026Basarnas Lanjutkan Operasi SAR, 123 Korban KM Virgo Masih DicariPolisi Usut Peredaran 340.000 Dolar Singapura Diduga Palsu, Kasus Berawal dari Transaksi PenukaranHiu Paus Raksasa 9,17 Meter Mati Terdampar di Wakatobi, Evakuasi Terkendala Air SurutChangan Mulai Kirim Nevo Q05 ke Konsumen, Pesanan Tembus Lebih dari 1.000 UnitT-Rex Diduga Punya Suhu Tubuh Stabil, Peneliti Temukan Kemiripan dengan ManusiaPemerintah Siapkan Badan Usaha Khusus Migas di Bawah PresidenPDIP Respons Wacana Ambang Batas Parlemen 5 Persen, Tekankan Kepatuhan terhadap Putusan MKKPK Urai Peran Empat Orang Kepercayaan Nusron dalam Pusaran Kasus HGBMinim Menit Bermain di Arsenal, Noni Madueke Masuk Radar Atletico Madrid dan JuventusGelombang Tinggi Dekati 2 Meter, Pelayaran Wisata ke Komodo dan Padar Dihentikan SementaraTimnas Perahu Naga Indonesia Siap Bersaing Maksimal di Kejuaraan DuniaTemuan Life Jacket dan Perlengkapan Kapal Jadi Petunjuk Baru Pencarian Hari KeenamLiverpool Tertahan Tanpa Gol di Anfield, Fulham Curi Satu PoinPolda Metro Siapkan Skema Kepulangan Bertahap Suporter Usai Persija Vs Persib di GBKSamuel Wattimena Dorong Pengelola Desa Wisata Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Potensi DaerahBRIN Tekankan Pengembangan AI Harus Diukur dari Manfaat Nyata bagi MasyarakatAbah Setu Sampaikan Permintaan Maaf Usai Video Kontroversial Picu Reaksi Warga BekasiTimnas Basket Indonesia Siap Tempur Hadapi Jepang meski Diterpa Kendala Perjalanan dan BanjirBapanas Perkuat Kolaborasi dengan Pemda, Sisa Pangan Ditargetkan Turun hingga 5 Persen per TahunPemerintah Perkuat Irigasi dan Pompanisasi, Produksi Pangan Dijaga di Tengah KemarauPemerintah Hilirisasi 380 Ribu Ton Beras Bulog Turun Mutu Jadi Tepung, Dilelang Mulai Rp11.000 per KgPolisi Buru Pelaku Penipuan Berkedok Konten TikTok, Ponsel Anak Komunitas Sepeda Dibawa KaburAbu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Bengkulu, 14 Jadwal Ditunda dan DibatalkanLKBB-PB MPR Dinilai Efektif Bangun Karakter dan Kedisiplinan Generasi MudaIsenmulang Benahi Antisipasi Bola Mati Usai Kekalahan dari Arema FCPolisi Bongkar “Toko Berjalan” Obat Keras di Bekasi, Mobil Dipakai Layani Transaksi CODMUI Bekasi Dorong Pendidikan Karakter dan Ketahanan Keluarga Hadapi Fenomena LGBTEnam Gunung Api Erupsi Bersamaan, PVMBG Tegaskan Tak Ada Efek Saling MemicuRajiv Dorong Perlindungan Satwa Endemik Kalimantan di Tengah Meluasnya KarhutlaPLN Perkuat Pemeliharaan Infrastruktur Kelistrikan untuk Hadapi Ancaman El NinoUni Eropa Tangguhkan Impor Daging dan Produk Hewani Brasil Mulai 3 SeptemberIran Klaim Serang Pangkalan AS di Uni Emirat Arab, Abu Dhabi Bantah Jadi SasaranNorden Denmark Apresiasi Layanan Kapal Tunda PJM, Utamakan KeselamatanWamen Stella Dorong Mahasiswa Siapkan Kompetensi untuk Hadapi Era Green JobWamendagri Ribka: Indonesia Timur Punya Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045Menhub Pastikan Fasilitas Transportasi Tetap Aman Usai Demo 27 AgustusRuben Onsu Tunda Pemeriksaan Kasus Investasi, Polisi Siapkan Panggilan KeduaKorlantas Catat Tren Positif, Korban Tewas Kecelakaan Turun 22,9 Persen pada JuliVietnam Rayakan Gelar AFF 2026, Nguyen Xuan Son Cetak Rekor IstimewaIran Ingin Akhiri Perang dengan AS, Pezeshkian Klaim Teheran Berada di Posisi KuatKapolda Riau Laporkan Capaian 110 Jembatan dan Ekspedisi di Daerah 3T kepada PrabowoPembangunan Tembok Perbatasan AS Terus Berjalan, Struktur Lama Mulai Dibongkar untuk DigantiDamkar Terus Lakukan Pendinginan di TPS Liar Kramat Jati, Antisipasi Titik Api Muncul KembaliIran Serang Kuwait Lagi, Fasilitas Militer AS di Pangkalan Ahmad al-Jaber Jadi TargetDasco Pelajari Hasil-hasil Survei, Bakal Dikomparasikan untuk Lihat Gambaran Kondisi MasyarakatPrabowo Pesan Pamong Praja IPDN Tetap Rendah Hati, Kemampuan Bergaul Jadi Bekal Melayani MasyarakatDudung Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Soroti Pembinaan dan Kemandirian Warga BinaanPolres Jakarta Selatan Beri Kejutan ke Kejari pada Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa Ke-66Messi Kembali Buktikan Ketenangan Jadi Senjata Utama di LapanganPrancis Melaju Sempurna, Selalu Menang dalam Waktu Normal di Piala Dunia 2026Herdman Siapkan Evaluasi Usai Pemusatan Latihan Perdana Timnas IndonesiaCape Verde Bikin Ibrahimovic Nyaris NangisSetelah 20 Tahun, Tiada Lagi Wakil Asia di 16 Besar Piala DuniaHavertz Yakin Performa Jerman Layak Diapresiasi Meski Tuai KritikAncelotti Waspadai Perlawanan Jepang Meski Brasil Raih KemenanganBuat Bongkar Panama, Inggris Disarankan Pakai Rogers atau EzeMisi Iran Beri Kegembiraan untuk Semua PendukungnyaIran Diizinkan Masuk AS Hanya Dua Hari Sebelum Duel Krusial Kontra MesirRonaldo Santai Hadapi Kritik: Sudah Terbiasa Selama 23 Tahun BerkarierSepatu Messi Diberkati Terlebih Dahulu, Lalu Hadir Hat-trick BersejarahPortugal Gagal Menang, Cristiano Ronaldo Minta Tim Tetap FokusRoberto Martinez Tegaskan Ronaldo Masih Jadi Bagian Penting Timnas PortugalGol Cepat Jadi Pembeda, Kolombia Ungguli Uzbekistan di Paruh PertamaManten Pria di Demak Dikeroyok Saat Lerai Ricuh Dangdutan di Nikahan SendiriHadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional, Pegadaian Gelar LEXIS 2026Kondisinya Darurat, Rumah Tua Gadis Sebatang Kara di Kulon Progo Akhirnya DibedahUsai Kenalan dengan Wanita, Korban Begal di Jakbar Dijebak ke Kamar KosPencuri Kantong Semar 2 Kali Beraksi di Kebun Raya Bogor, Ngakunya KoleksiKemendag Rilis 3 Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Lewat DSI, Ini Isinya!Guadalajara Jadi Kota Termurah untuk Wisata Piala Dunia 2026
Jakarta, 2 September 2026 – Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap perlindungan satwa endemik yang habitatnya terancam akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kalimantan. Karhutla yang meluas tidak hanya berdampak terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, pendidikan, dan transportasi, tetapi juga berpotensi merusak kawasan yang menjadi habitat berbagai satwa liar. Orangutan menjadi salah satu satwa yang mendapat perhatian karena kehidupannya sangat bergantung pada keberadaan kawasan hutan yang tetap terjaga. Rajiv menilai penanganan kebakaran karena itu tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman api dan penanganan kabut asap. Pemerintah juga perlu memastikan ekosistem serta satwa yang berada di kawasan terdampak mendapatkan perlindungan selama dan setelah kebakaran berlangsung.
Kalimantan merupakan salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati tinggi dan menjadi habitat berbagai jenis satwa yang memiliki nilai penting bagi ekosistem. Kebakaran yang berlangsung dalam kawasan hutan dapat menghancurkan vegetasi yang digunakan satwa sebagai tempat berlindung, mencari makanan, dan berkembang biak. Ketika habitat terbakar, satwa dapat bergerak keluar dari kawasan hutan untuk mencari lokasi yang lebih aman. Perpindahan tersebut berpotensi membawa satwa semakin dekat dengan permukiman maupun perkebunan masyarakat sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya konflik antara manusia dan satwa liar. Kondisi tersebut membuat penanganan karhutla perlu memasukkan aspek penyelamatan fauna sebagai bagian dari operasi di lapangan.
Rajiv sebelumnya menyoroti meluasnya kebakaran di Kalimantan dan meminta pemerintah mengambil langkah luar biasa untuk mengendalikan kondisi tersebut. Cuaca kering dan minimnya curah hujan membuat api dapat berkembang lebih cepat, terutama pada kawasan yang memiliki material mudah terbakar. Dalam situasi tersebut, pemadaman harus dilakukan secepat mungkin sebelum kebakaran menjangkau wilayah yang lebih luas. Rajiv mendorong penguatan koordinasi antara Kementerian Kehutanan, Manggala Agni, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta unsur lain yang terlibat dalam penanganan. Koordinasi tersebut juga diperlukan untuk memetakan kawasan yang memiliki nilai konservasi tinggi sehingga perlindungan terhadap habitat satwa dapat dilakukan secara lebih terarah.
Dampak karhutla terhadap satwa liar dapat berlangsung lebih lama dibandingkan periode ketika api masih menyala. Hilangnya pepohonan dan vegetasi dapat membuat sumber makanan berkurang meskipun kebakaran telah berhasil dipadamkan. Satwa yang berhasil menyelamatkan diri masih harus menghadapi perubahan kondisi habitat, keterbatasan makanan, serta kemungkinan terpisah dari kelompoknya. Asap pekat juga dapat memberikan tekanan terhadap satwa yang berada di kawasan terdampak, terutama apabila kebakaran berlangsung dalam waktu panjang. Karena itu, pemulihan kawasan menjadi bagian penting dari perlindungan satwa setelah operasi pemadaman selesai.
Rajiv mendorong pemerintah menyiapkan langkah pemulihan ekosistem melalui penanaman kembali kawasan hutan dan lahan yang terdampak kebakaran. Rehabilitasi diperlukan agar fungsi ekologis kawasan dapat kembali secara bertahap dan menyediakan habitat bagi satwa yang sebelumnya hidup di wilayah tersebut. Proses pemulihan tidak dapat dilakukan secara seragam karena setiap kawasan memiliki karakter vegetasi dan ekosistem yang berbeda. Pemerintah perlu mengidentifikasi jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi alami kawasan serta memastikan rehabilitasi tidak justru mengubah karakter habitat. Pemantauan jangka panjang juga dibutuhkan untuk mengetahui apakah satwa dapat kembali menggunakan kawasan setelah proses pemulihan berjalan.
Perhatian terhadap satwa endemik menjadi semakin penting apabila kebakaran terjadi di sekitar kawasan konservasi atau jalur pergerakan satwa. Dalam kondisi darurat, petugas dapat membutuhkan pemetaan untuk mengetahui lokasi satwa yang terjebak atau bergerak keluar dari habitatnya. Tim penyelamatan satwa juga perlu dipersiapkan apabila ditemukan individu yang mengalami luka, kekurangan makanan, atau membutuhkan evakuasi. Penanganannya harus dilakukan oleh petugas yang memiliki kompetensi karena satwa liar memiliki karakter dan kebutuhan berbeda dibandingkan hewan domestik. Setelah kondisi memungkinkan, satwa yang diselamatkan dapat menjalani pemeriksaan sebelum ditentukan apakah dapat dilepasliarkan kembali.
Selain upaya penyelamatan, pencegahan kebakaran dinilai menjadi langkah paling penting untuk melindungi satwa dan habitatnya. Rajiv mendorong patroli terpadu di kawasan rawan karhutla diperketat, terutama selama periode cuaca kering. Sosialisasi mengenai larangan pembakaran lahan juga perlu dilakukan secara lebih intensif kepada masyarakat maupun perusahaan yang memiliki aktivitas di sekitar kawasan rawan. Pencegahan sejak awal dapat mengurangi kebutuhan operasi pemadaman yang membutuhkan sumber daya besar sekaligus menekan risiko kerusakan ekosistem. Pemantauan titik panas secara berkelanjutan juga dapat membantu petugas menemukan indikasi kebakaran sebelum api berkembang menjadi lebih luas.
Persoalan karhutla di Kalimantan saat ini memang menunjukkan tekanan yang cukup besar di sejumlah wilayah. Di Kalimantan Timur, misalnya, ratusan kejadian kebakaran telah tercatat dengan luas kawasan terdampak mencapai ratusan hektare. Sementara di Kalimantan Barat, ribuan titik panas sempat terdeteksi dalam pemantauan selama periode kebakaran. Kondisi tersebut menggambarkan besarnya wilayah yang harus diawasi petugas selama musim kemarau. Ketika kebakaran terjadi secara bersamaan di banyak lokasi, sumber daya untuk pemadaman dan pengawasan harus dibagi sehingga penanganannya menjadi semakin menantang.
Kondisi lapangan juga diperberat oleh keterbatasan sumber air di sejumlah wilayah. Di beberapa daerah, parit dan sumur bor yang biasanya digunakan untuk mendukung pemadaman mengalami penurunan ketersediaan air akibat musim kering. Situasi tersebut membuat petugas harus mencari sumber air alternatif atau menggunakan metode lain untuk mengendalikan kebakaran. Semakin lama api bertahan, semakin besar kemungkinan kerusakan terhadap vegetasi dan habitat satwa. Karena itu, Rajiv menilai pemerintah membutuhkan langkah penanganan yang lebih kuat dan dukungan sumber daya memadai agar kebakaran dapat dikendalikan sebelum meluas.
Dalam penanganan karhutla, Rajiv juga mendorong pencairan anggaran operasional pencegahan dan penanggulangan kebakaran sebesar Rp290,9 miliar yang sebelumnya dibahas dalam rapat kerja Komisi IV DPR bersama Menteri Kehutanan. Dukungan anggaran dinilai diperlukan untuk memastikan operasi lapangan dapat berjalan dengan kemampuan yang memadai. Kebutuhan tersebut mencakup pemadaman, patroli, pengawasan, hingga berbagai langkah pemulihan setelah kebakaran berhasil dikendalikan. Penanganan satwa dan rehabilitasi habitat juga membutuhkan sumber daya karena prosesnya tidak selesai hanya dalam beberapa hari. Kerusakan kawasan hutan dapat membutuhkan waktu panjang untuk dipulihkan hingga kembali mendukung kehidupan satwa secara optimal.
Rajiv juga meminta penyebab kebakaran ditelusuri secara menyeluruh karena karhutla terus terjadi berulang. Ia menilai pemerintah perlu memeriksa kemungkinan adanya unsur kesengajaan, termasuk dugaan pembakaran untuk membuka lahan. Salah satu hal yang dinilai perlu ditelusuri adalah perubahan fungsi kawasan setelah kebakaran terjadi. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui apakah terdapat pola tertentu antara kawasan yang terbakar dengan aktivitas pembukaan lahan setelahnya. Apabila ditemukan pihak yang sengaja melakukan pembakaran, penegakan hukum diminta tidak berhenti pada pemberian sanksi administratif.
Penindakan terhadap pelaku dinilai memiliki hubungan langsung dengan upaya perlindungan satwa dan ekosistem. Pembakaran kawasan hutan tidak hanya menghasilkan asap dan kerugian ekonomi, tetapi juga dapat menghancurkan habitat yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk pulih. Karena itu, Rajiv meminta individu maupun perusahaan yang terbukti sengaja menyebabkan kebakaran diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan hukum. Terhadap perusahaan, pencabutan izin juga dapat menjadi salah satu langkah apabila pelanggaran yang ditemukan memenuhi ketentuan untuk penerapan sanksi tersebut. Penegakan hukum yang konsisten diharapkan menciptakan efek jera dan mengurangi praktik pembakaran lahan pada masa mendatang.
Pemulihan kawasan setelah kebakaran juga membutuhkan pengawasan agar lahan yang sebelumnya menjadi habitat satwa tidak berubah fungsi secara tidak terkendali. Apabila kawasan yang terbakar kemudian dialihkan menjadi area kegiatan lain, ruang hidup satwa dapat berkurang secara permanen. Kondisi tersebut dapat meningkatkan fragmentasi habitat dan membuat populasi satwa terpisah antara satu kawasan dengan kawasan lainnya. Dalam jangka panjang, fragmentasi dapat mengganggu pergerakan, pencarian makanan, hingga proses perkembangbiakan sejumlah spesies. Karena itu, pengawasan pascakebakaran menjadi sama pentingnya dengan pemadaman ketika api masih berlangsung.
Pemerintah daerah juga memiliki peran penting karena mengetahui karakter kawasan serta kondisi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah rawan karhutla. Koordinasi dengan petugas konservasi dapat membantu mempercepat penanganan apabila satwa liar ditemukan memasuki permukiman setelah kehilangan habitat. Masyarakat perlu mendapatkan informasi mengenai cara merespons keberadaan satwa agar tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan manusia maupun hewan tersebut. Petugas kemudian dapat melakukan penanganan sesuai kebutuhan, termasuk evakuasi apabila kondisi satwa membutuhkan pertolongan. Pendekatan tersebut dapat mengurangi risiko konflik manusia dan satwa yang sering meningkat ketika terjadi gangguan besar terhadap habitat.
Dorongan Rajiv pada akhirnya menempatkan perlindungan satwa dan pemulihan ekosistem sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan dari penanganan karhutla di Kalimantan. Pemadaman tetap menjadi prioritas ketika api masih menyebar, tetapi langkah tersebut perlu dilanjutkan dengan rehabilitasi kawasan, perlindungan satwa, patroli terpadu, dan pengawasan terhadap penggunaan lahan setelah kebakaran. Pemerintah juga diminta memastikan penyebab setiap kebakaran ditelusuri sehingga pihak yang terbukti melakukan pelanggaran dapat dimintai pertanggungjawaban. Dengan penanganan yang menyeluruh, dampak karhutla diharapkan tidak berkembang menjadi kehilangan habitat permanen bagi berbagai satwa yang hidup di hutan Kalimantan. Perlindungan terhadap kawasan tersebut menjadi penting bukan hanya untuk menyelamatkan satwa endemik, tetapi juga menjaga fungsi ekologis hutan bagi masyarakat dan lingkungan dalam jangka panjang.
Harga Batu Bara Tembus 154 Dolar AS per Ton, Bahlil Dorong Peningkatan Produksi Nasional
Jakarta, 20 Oktober 2026 – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, berharap produksi batu bara nasional dapat meningkat seiring dengan harga komoditas tersebut yang mencapai 154 dolar…
IABI Jelaskan Gempa Susulan di Flores sebagai Proses Penyesuaian Kerak Bumi Pascagempa Utama
Jakarta, 19 Oktober 2026 – Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI) menjelaskan bahwa rangkaian gempa susulan yang terjadi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, merupakan bagian dari proses penyesuaian kerak bumi…