Tantangan Baru bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Era Modern: Ketidakstabilan Global, Krisis Pendanaan, dan Relevansi Multilateralisme

Era Baru Globalisasi: BRICS dan Tantangan Menciptakan Tatanan

🌐 1. Krisis Pendanaan dan Relevansi Multilateralisme

Organisasi PBB kini menghadapi krisis keuangan paling serius sejak akhir Perang Dunia II. Bahkan muncul pembicaraan reformasi besar-besaran, termasuk konsolidasi lembaga dan penggabungan fungsi antar badan PBB agar lebih efisien IPI Global Observatory. Donor utama seperti Amerika Serikat di bawah pemerintahan Trump kini mengancam melakukan pemotongan dana hingga 87%, sementara sumbangan dari donor lain juga menurun, membuat jutaan nyawa dan program kemanusiaan terancam terganggu The Guardian.


⚖️ 2. Keterbatasan Peran UNSC dan Kelemahan Penegakan Perdamaian

Ketidaksepakatan antara anggota tetap Dewan Keamanan (AS, Rusia, Tiongkok, dll.) membuat PBB sering tidak mampu mengambil tindakan efektif, bahkan dalam kasus konflik besar seperti di Sudan, Myanmar, dan Ukraina. Banyak misi perdamaian dihentikan karena permintaan negara tuan rumah atau karena mandat UNSC tidak diperbarui crisisgroup.org.


🔍 3. Mustahilkan Tuntutan Abad 21: Konflik, Ketimpangan, dan Iklim

PBB menghadapi tantangan ganda: konflik skala besar di Gaza, Sudan, Ukraina, hingga Haiti—ditambah dampak perubahan iklim yang menyebabkan krisis pangan dan pemindahan paksa jutaan orang. Laporan OCHA menyebut bahwa pada 2025, sebanyak 305 juta orang akan memerlukan bantuan darurat global YouTube. Sementara itu, laporan global kelaparan terbaru menyatakan lebih dari satu miliar orang di Afrika saja mengalami ketidakamanan pangan akut—meski secara global terjadi sedikit penurunan United Nations+5Reuters+5AP News+5.


🌍 4. Kepemimpinan Iklim & Tekanan dari Negara Pulau Kecil

Pada Juli 2025, Mahkamah Internasional (ICJ), badan hukum tertinggi PBB, memberikan pendapat bahwa negara-negara yang gagal menangani perubahan iklim secara efektif berpotensi melakukan pelanggaran hukum internasional. Putusan ini membuka pintu bagi gugatan hukum dari negara-negara rentan seperti pulau kecil terhadap pelanggaran hak lingkungan AP News.


🏛️ 5. Tantangan Struktural dan Reformasi PBB

Reformasi struktural PBB kini menjadi pembahasan utama—dari pembatasan lapisan birokrasi hingga penyatuan entitas. Achim Steiner—mantan kepala UNDP—lebih lanjut menyerukan agar PBB menjadi lebih ramping dan adaptif, terutama dalam menghadapi tekanan global seperti perubahan iklim, pandemi, dan ketimpangan digital Reuters.


🚨 6. Transparansi, Korupsi & Hilangnya Kepercayaan Publik

Setiap tahun, kritikus menyebut PBB sebagai institusi yang terlalu birokratis, kurang transparan, dan rentan terhadap dominasi negara besar. Hak veto UNSC, skandal dana bantuan (contohnya mode Oil-for-Food) dan kesangkaan manipulasi politik oleh negara anggota memperlemah legitimasi moral PBB WikipediaACE USA.


✅ Ringkasan Tantangan Utama PBB Masa Kini

Tantangan Dampak dan Implikasi
Keterbatasan Pendanaan Risiko penghentian program kemanusiaan
Kegagalan dalam Perdamaian Minimnya intervensi konflik global
Krisis Iklim & Pangan Ketidakmampuan respons koordinatif
Reformasi Struktural Perlunya efisiensi dan adaptasi cepat
Reputasi & Kepercayaan Tantangan transparansi dan akuntabilitas

🌟 Kesimpulan

PBB tahun 2025 berdiri di persimpangan kritikal—antara harapan dan eksistensinya. Di tengah meningkatnya tekanan global akibat konflik, perubahan iklim, dan meningkatnya ketimpangan sosial, PBB dituntut melakukan reformasi besar-besaran agar tetap relevan. Reformasi struktural, pendanaan berkelanjutan, serta leadership multilateralisme yang kuat adalah syarat utama agar PBB bisa tetap menjadi tenda global untuk perdamaian dan pembangunan.

  • Related Posts

    🌊 Banjir Besar di Makassar: Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi

    Makassar, Februari 2025 – Hujan deras yang mengguyur sejak 10 Februari menyebabkan banjir signifikan di beberapa kecamatan Kota Makassar. Luapan air sungai dan drainase yang tidak mampu menampung debit tinggi…

    Krisis Air Bersih di Afrika Timur: Kenya, Ethiopia, dan Somalia Hadapi Kekeringan Terburuk dalam 40 Tahun

    🚱 Afrika Timur Kian Kering: Ancaman Kemanusiaan dan Ekologis Tiga negara di Afrika Timur—Kenya, Ethiopia, dan Somalia—menghadapi kekeringan terburuk dalam empat dekade terakhir, akibat kombinasi perubahan iklim ekstrem, El Niño…

    You Missed

    Cinta – Krisdayanti: Lagu Romantis Penuh Emosi

    Aku Cinta Padamu – Ashanty: Lagu Romantis yang Tulus

    Sephia – Sheila On 7: Lagu Cinta Terlarang yang Melegenda

    PSM Makassar Bangkit dan Menang Atas Persikabo 1973

    Bhayangkara FC Memperlihatkan Performa Menjanjikan Saat Mengalahkan Persikabo 1973 dalam Laga Kompetitif

    Kekasih Bayangan – Cakra Khan: Cinta Tak Berbalas yang Menyayat