Jakarta, 19 Juli 2025 – Sejumlah artis FTV ternama baru-baru ini diperiksa oleh Bareskrim Polri sehubungan dengan dugaan investasi bodong lewat aplikasi robot trading “Net89”. Kasus ini tengah menjadi sorotan publik, apalagi nama-nama artis papan atas ikut disebut-sebut dalam penyelidikan.
🔍 Kronologi Singkat Kasus Net89
-
Skema penipuan: “Net89” merupakan aplikasi robot trading yang menjanjikan profit tinggi dengan imbal balik cepat, namun belakangan terungkap sebagai skema Ponzi yang merugikan banyak nasabah.
-
Peran artis: Setidaknya lima artis FTV diperiksa sebagai saksi atas dugaan keterlibatan dalam promosi maupun perekrutan investor, bukan sebagai tersangka utama liputan6.com+12Detik News+12Solo Balapan+12YouTube+2YouTube+2liputan6.com+2.
👤 Siapa Saja yang Dipanggil?
Polri telah memanggil beberapa nama publik figur dari kalangan entertainment, khususnya FTV, yang diduga berperan membantu menarik investor. Hingga kini, belum ada artis yang ditetapkan sebagai tersangka—semua masih berstatus saksi Detik NewsYouTube.
⚖️ Status dan Proses Hukum
-
Semua artis yang diperiksa hadir kooperatif dan memberikan keterangan seputar peran mereka dalam mempromosikan aplikasi ke jaringan masing‑masing.
-
Penyelidikan polisi kini terus mendalami siapa di antara mereka yang benar-benar mendapat keuntungan finansial, dan apakah mereka mengetahui skema penipuan di balik aplikasi tersebut.
🛑 Perlu Diluruskan: Belum Ada Penangkapan
Meski terdengar kabar “ditangkap”, sejauh ini belum ada artis FTV yang resmi ditahan terkait kasus ini. Artis-artis hanya diperiksa dan dipastikan memenuhi panggilan sebagai saksi.
📰 Dampak Publikasi
Penyebutan nama artis terkenal ini memperburuk reputasi investasi online, terutama yang menawarkan keuntungan cepat. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada, cek legalitas dan izin OJK sebelum menanamkan dana.
Kesimpulan:
Belum ada artis FTV yang ditangkap sebagai tersangka dalam kasus “Net89”. Namun pemeriksaan terhadap beberapa figur publik mencerminkan betapa luasnya dampak investasi bodong ini, termasuk masuk ke jaringan entertainment. Proses hukum masih berlangsung; publik diharapkan menunggu hasil resmi penyidik.