Dalam beberapa tahun terakhir, Portugal terus melahirkan talenta-talenta luar biasa di lini tengah. Setelah era João Moutinho, Renato Sanches, dan Bruno Fernandes, kini muncul nama João Neves, gelandang muda yang telah mencuri perhatian dunia berkat performanya yang gemilang bersama SL Benfica dan Timnas Portugal.
Latar Belakang dan Perkembangan di Benfica
João Neves lahir pada 27 September 2004 di Tavira, Portugal. Ia bergabung dengan akademi Benfica sejak usia sangat muda dan berkembang pesat dalam sistem pembinaan klub tersebut. Berkat etos kerja tinggi, kecerdasan taktis, dan kemampuan teknis yang matang di usianya, Neves dengan cepat naik ke tim utama.
Debut profesionalnya bersama Benfica datang di usia remaja, dan sejak saat itu, ia nyaris tak tergantikan. Pelatih Roger Schmidt memercayainya sebagai pengatur tempo permainan di lini tengah, meski bersaing dengan pemain yang lebih senior.
Gaya Bermain: Kombinasi Elegan dan Efisien
João Neves adalah gelandang tengah modern. Ia memiliki kemampuan mengatur ritme permainan, distribusi bola yang akurat, dan mobilitas tinggi. Tak hanya mampu mengalirkan bola dengan lancar, Neves juga aktif dalam fase bertahan—membuat intersep, memotong aliran serangan lawan, dan menekan agresif saat kehilangan bola.
Meskipun posturnya tidak besar, ia mampu bertarung di lini tengah berkat kesadaran posisi, reaksi cepat, dan teknik tinggi. Gaya bermainnya kerap dibandingkan dengan Marco Verratti atau Luka Modrić versi muda, dan ia menjadi pilihan utama Benfica meski usianya masih belia.
Performa yang Menarik Minat Klub-klub Elite Eropa
Berkat penampilan impresifnya di Liga Portugal dan Liga Champions, João Neves telah menarik perhatian banyak klub besar seperti Manchester United, Liverpool, hingga Paris Saint-Germain. Nilai pasarnya terus melonjak, dan Benfica dilaporkan hanya akan melepasnya dengan harga yang sangat tinggi—sebuah bukti betapa pentingnya ia bagi klub.
Namun, João Neves tampaknya tidak terburu-buru. Dalam berbagai wawancara, ia menunjukkan kedewasaan dan kesabaran, menyatakan bahwa fokus utamanya adalah berkembang di Benfica sebelum melangkah ke panggung yang lebih besar.
Pilar Masa Depan Timnas Portugal
João Neves mulai mendapatkan panggilan ke tim senior Portugal pada tahun 2023, dan langsung menunjukkan potensinya. Dalam sistem yang sudah dihuni pemain seperti Bruno Fernandes, Vitinha, dan Bernardo Silva, Neves tetap mampu menampilkan permainan solid dan memberi kontribusi signifikan.
Dengan visi bermain dan kematangan yang melebihi usianya, ia diprediksi akan menjadi salah satu pilar utama Portugal di Euro 2028 dan Piala Dunia 2030 mendatang.
Penutup
João Neves adalah wujud nyata regenerasi emas sepak bola Portugal. Dengan kemampuan mengatur permainan, karakter kuat, dan kedewasaan luar biasa di usia muda, ia diprediksi akan menjadi salah satu gelandang terbaik Eropa dalam beberapa tahun ke depan. Baik di Benfica maupun di tim nasional, Neves bukan hanya masa depan—ia sudah menjadi bagian penting dari masa kini.